/

Ads 468x60px

Senin, 03 September 2012

MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA MASA KINI

Masalah kenakalan remaja sering menjadi bahan pembicaraan yang hangat dalam kaitannya dengan masalah narkotika, tindak kriminalitas, pelanggaran susila dan tindakan kekerasan seperti perkelahian, pengeroyokan, penganiyayaan. Badan koordinasi untuk Kesejahtraan Keluargaa dan anak, mendefinisikan kenakalan remaja sebagai: kelainan dalam tingkah laku serta perbuatan remaja yang bersifat asosial nahkan anti sosial, dan pelangaran atas norma agama, sosial dan norma hokum.
            Mengapa terjadi kenakalan remaja? Banyak faktor penyebab nya antara lain: masalah “broken home”, krisis kewibawaan orang tua dan guru, hubungan yang tidak komunikatif dalam keluarga, kurangnya sosial control orang tua. Selain itu kuatnya perwujudan melawan otoritas, konsumerisme, masalah putus sekolah dan kurangnya lapangan kerja serta urbanisasi.
            Yang perlu di pecahkan sekarang ialah mencari cara penanggulangan  terhadap kenakalan remaja ini. Beberpa penanggulangan diantaranya ialah: peranan agama, yaitu menanamkan sikap hidup beragama, memberi pengertian agar remaja menghayati segala norma agama dan harus mematuhi secara konsekuen. Mereka di ajak berfikir dan bersikap untuk merealisasikan seluruh ketentuan beragamg baik yang yang bersipat vertical (hubungan manusia dengan Allah) maupun yan bersipat horizontal (hubungan sesama manusia).
            Peranan orang tua sangat penting. Kini orang tua harus lebih canggih mendidik anak, lebih ilmiah. Orang tua perlu membaca, mengikuti kursus atau ceramah yang berkaitan dengan urusan remaja, sehingga menjadi orang yang di kehendaki remaja, sehingga dapat menentukan posisi yang tepat demi kemajuan anak-anaknya. Orang tua sebaiknya menempatkan anak sebagai mitra, yang terbuka tentang segala persoalan keluarga sehingga anak merasa sebagai bagian yang punya arti yang harus turut mempertanggungjawabkan keluarganya. Orang tua perlu memberi contoh tetang hidup rukun, jujur, sopan, dan demokratis . Orang tua harus menjadi sumber motifasi bagi anaknya.
            Peran sekolah mutlak perlu, yaitu secara periodik mengadakan pembahasan masalah remaja bersama psikolog dan orang tua murid untuk saling memberi informasi. Sekolah harus mempuanyi peta kerawanan siswa, menciptakan suasana di siplin tetapi bukan disipilin mati.
            Pengembangan kreatifitas, sangat penting untuk menyalurkan bakat terpendam yamg terkandumgremaj sendiri kurang tahu memanfaatkannya. Bakat ini perlu digali dan dikembangkan baik disekolah atau di organisasi remaja. Dengan kreativitas dan karya nyata akan mepertebal rasa percaya diri bagi para remaja.
            Mewujudkan dan meningkatkan konsep Wyatamandala, yaitu suatu wawasan antara guru dan orang tua harus ada saling pengertian dan kerja sama yang erat untuk mengemban tugaspendidikan. Kesinambungan antara pendidikan di sekolah dan di rumah akan baik jika hubungan orang tua dengan pendidik terjalin baik.
            Demikianlah beberapa cara yang dapat di tempuh untuk menanggulangi kenakalan remaja. Kita yakin tentu masih ada cara-cara lain yang tak tersebut dalam uraian di atas.
            Semoga bisa bermanfaat bagi si pembaca dan bisa menanggulangi remaja jaman sekarang untuk bisa berubah menjadi yang lebih baik,untuk bisa menjadi pemuda – pemuda penerus bangsa. Sekian dan terima kasih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Widget edited by super-bee